Link Building

Link building adalah cara untuk mendapatkan backlink dari website lain menuju website kita. Kalau kita ingin mendapatkan banyak pengunjung, maka kita harus menempati posisi teratas di hasil pencarian. Supaya bisa mendapatkan rangking yang baik maka kita butuh backlink.

kuncinya adalah Natural dan berkualitas.

Backlink itu tidak hanya bisa berdampak positif, tapi juga negatif.

Sayangnya, teknik-teknik link building yang kita lihat melalui forum, social media, blog, bahkan yang digunakan jasa SEO justru kebanyakan yang dampaknya buruk.

Istilahnya black hat.

Mengapa begitu?

Karena dulu Google belum pintar dalam menilai kualitas backlink.

Akibatnya, orang-orang dulu mencari backlink sebanyak-banyaknya dengan cara yang sebetulnya dilarang. Sebelum tahun 2012, cara ini masih bisa digunakan.

Sekarang tidak demikian.

Google sekarang lebih pintar dalam menilai backlink. Artinya, kalau kita menggunakan teknik yang dilarang maka resiko terkena penalti SANGAT besar.

Itulah mengapa kita harus berhati-hati.

14 Strategi mendapatkan backlink berkualitas

Mendapatkan backlink seperti ini sedikit lebih sulit, tapi kita tidak butuh banyak dan website kita akan 100% aman dari resiko penalti.

Ingat, strategi di bawah ini tidak langsung seketika menghasilkan backlink, tidak seperti menulis komentar blog atau spam forum.

Ada persiapan-persiapan yang harus kita lakukan sebelumnya.

Tetapi manfaatnya sangat besar ketika berhasil dilakukan.

1. Sediakan konten yang berkualitas sebagai pondasi

2. “Minta” kepada pemilik website lain

Konyol kan?

Mana ada orang yang mau ngasih backlink??

Tentunya kita tidak akan langsung minta begitu saja.

Pertama, kita harus pahami bahwa backlink sukarela dari website lain yang aktif merupakan jenis backlink terbaik. 1 backlink saja, peringkat langsung meroket.

Tapi mereka tidak akan memberikan backlink kepada kita…

…kalau kontennya tidak berkualitas.

Jadi, kunci pertama adalah kualitas konten.

Sekarang…coba pilih salah satu konten yang sudah pernah kita buat. Pikirkan, “Apakah ada orang yang kira-kira mau merekomendasikan konten ini?”

“Apakah kalau kita bertemu konten seperti ini di Facebook atau Twitter, apakah kita akan membacanya?”

Itu yang pertama.

Yang kedua…

…ada 2 alasan seorang pemilik website merekomendasikan artikel:

  1. Isinya luar biasa (sudah kita bahas tadi)
  2. Mereka tahu siapa kita

Alasan kedua ini sangat penting.

Ini sudah terbukti secara ilmiah. Kalau orang yang butuh bantuan itu adalah orang yang kita kenal, kita akan cenderung lebih rela untuk membantu.

Maka dari itulah kita harus mulai menjalin hubungan baik.

Tahapannya seperti berikut:

  1. Temukan beberapa pemilik website dalam topik yang sama/mirip dengan kita. Idealnya website target kita sudah lebih populer dan dikelola secara aktif
  2. Temukan kontak dan akun jejaring sosialnya
  3. Berikan komentar bermutu setiap kali ada artikel baru, tweet dan share artikel mereka, coba mulai percakapan melalui social media, pasang link ke konten mereka
  4. Ajak ngobrol, mulai bangun hubungan baik dengan mereka

Yang terpenting ada di tahap ketiga.

Ingat, kita akan menjalin hubungan dengan orang yang sudah lebih sukses.

Kemungkinan besar mereka akan mengabaikan kita yang bukan siapa-siapa. Kecuali kalau kita sudah berbuat baik dulu kepada mereka.

Betul kan?

Kalau kita ingin mendapatkan teman, maka kedua pihak harus sama-sama diuntungkan. Bukan hanya kita yang merepotkan mereka.

Menjalin hubungan dengan orang sukses merupakan cara tercepat untuk sukses. Dan cara tercepat untuk menjalin hubungan dengan orang lain adalah dengan membantu mereka duluan.

Teknik ini sederhana, tapi manfaatnya untuk jangka panjang luar biasa.

3. Broken link building

Ini teknik tingkat lanjut dari nomor 2.

Intinya sama, kita meminta orang lain untuk memberikan link.

Tapi berkat satu trik tambahan, peluang keberhasilannya jadi meningkat drastis.

Sebelum lanjut, pengertiannya dulu:

Broken link artinya link dari suatu halaman website ke website lain yang sudah mati. Ketika di-klik, halamannya sudah tidak ada.

Karena domainnya kadaluarsa, salah tulis, artikelnya dihapus, atau alasan lain.

Website A punya artikel “cara menurunkan berat badan“.

Di artikel tersebut ada sebuah link menuju artikel situs lain tentang “pola diet sehat“. Sayangnya link tersebut tidak bisa diakses karena broken link.

Ini bisa kita manfaatkan…

Buat 1 artikel yang topiknya sama dengan artikel di broken link tadi. Pastikan artikel kita lebih bagus daripada artikel aslinya.

Untuk memeriksa isi broken link tadi, gunakan Wayback Machine.

Kemudian hubungi pemilik website tadi, beritahukan bahwa ada broken link di halaman tersebut dan tawarkan konten kita sebagai gantinya.

4. Resource link building

Ketika jalan-jalan di internet, kita pasti pernah melihat artikel yang modelnya seperti ini:

“5 fashion blog terbaik di Indonesia”, “7 travel blogger Indonesia”, “10 permainan outbound di Bogor”, dan sejenisnya.

Kemungkinan besar sudah ada banyak blogger yang menulis artikel serupa dalam topik yang sama dengan website atau bisnis kita.

Artikel-artikel ini sudah menampung banyak link menuju website lain, 1 penambahan link lagi mestinya bukan masalah.

Justru mereka akan berterima kasih karena kita menambahkan koleksi mereka.

Lakukan ini untuk mendapatkan backlink:

Hubungi pemilik website tersebut jika kategori website kita cocok dengan artikelnya.

Informasikan bahwa kita punya blog yang sejenis, kemudian minta mereka untuk melihat, memeriksa, dan menambahkan website kita ke daftar.

Berikan penjelasan singkat kalau memang diperlukan untuk mempermudah pekerjaan mereka.

5. Intip backlink dan strategi milik kompetitor

Merupakan teknik favorit banyak praktisi SEO.

Kita bisa melihat backlink milik kompetitor kita dengan menggunakan layanan Open Site ExplorerAhrefsMajestic SEOOpenLinkProfiler, atau SEO Spy Glass.

 

Dari tool di atas, kita akan mendapatkan daftar backlink yang dimiliki oleh sebuah website.

Biasanya ada beberapa backlink yang bisa kita tiru.

Misalkan dari hasil yang ditampilkan ada yang berasal dari blog, website, atau forum tertentu, maka kita juga bisa ikut berpartisipasi atau mencoba mendapatkan link di website yang sama.

Teknik ini memiliki potensi yang sangat besar.

Kita yang sebelumnya “buta” sekarang bisa tahu mengapa website-website lain bisa sukses.

Tapi hati-hati dengan link jenis spam, hindari website yang kualitasnya rendah apabila kita tidak ingin mendapatkan resiko.

6. Website direktori yang bersih dari spam

Hati-hati, website berbentuk direktori bisa berakibat negatif.

Ada website direktori sebaiknya kita hindari.

Ciri-cirinya:

Direktori yang jelek topiknya terlalu beragam, tanpa seleksi penerimaan, tidak ada aktivitas pengunjung, dan sebagian besar website yang terdaftar disana juga tidak jelas kualitasnya.

Dilihat sekilas saja kita bisa tahu direktori yang jelek.

Sebaliknya, direktori yang bagus adalah direktori yang dimoderasi dengan ketat supaya website yang terdaftar disana juga berkualitas dan memiliki topik-topik yang tepat.

Kalau kita menemukan direktori seperti ini, daftarkan website kita.

Biasanya direktori yang bagus adalah direktori bisnis. Kita yang punya website bisnis, inilah cara termudah untuk mendapatkan backlink yang lumayan kualitasnya.

Sekali lagi, ingat:

Jangan submit ke website direktori yang reputasinya tidak jelas.

7. Guest blogging untuk mendapatkan traffic

Ini cara terbaik dan termudah untuk mendapatkan traffic ke website baru dan untuk meningkatkan rangking di Google.

Makanya setiap kali ada yang tanya tentang backlink/traffic, saya selalu rekomendasikan guest blogging.

Alasannya:

Saat masih baru, tidak ada satu orang pun orang yang tahu keberadaan website kita. Meskipun kita buat 100 artikel di website sendiri, tetap saja sepi.

Ada 1 aturan sukses dalam marketing: masuk ke tempat yang ramai.

Dengan kata lain, website yang sudah banyak pengunjungnya.

Setelah melakukan guest blogging, maka pengunjung dari website tersebut akan mengenal website kita. Mereka akan jadi pengunjung di website kita.

Lihat sendiri hasilnya:

Yang diwarnai kuning adalah hasil dari 1x guest blogging.

1 post, 600 pengunjung, dalam 1 hari!

Bukan cuma itu:

Dari guest blogging, kita mendapatkan backlink yang berkualitas. Sehingga peringkat website kita bakal langsung naik.

Dan enaknya, teknik ini sama-sama menguntungkan kedua pihak. Maka dari itulah banyak blogger yang menerima guest post, asalkan artikelnya berkualitas.

Tapi hati-hati:

Tidak semua guest post berdampak positif.

Di akhir tahun 2014 Google menyatakan link guest post dari sembarang blog bisa menyebabkan penalti.

Terutama apabila berasal dari website-website yang dibuat hanya untuk menampung guest post. Atau website yang menjual guest post

Guest post seperti inilah yang dilarang:

Mereka menjual layanan guest post.

Karena Google melarang penggunaan link berbayar seperti ini, maka kita akan berpotensi terkena penalti.

Jangan percaya meskipun mereka bilang high quality.

Sebaliknya:

Kalau memang blognya memiliki reputasi baik dan kita mendapat guest post dengan ijin dari pemilik blog tanpa imbalan, tidak masalah.

Untuk mencari website yang menerima blogger tamu dengan topik tertentu, gunakan keyword ini untuk melakukan pencarian di Google (tanpa tkita petik):

  • “Topik” guest post
  • blogger tamu “Topik”
  • “Topik” guest blog
  • postingan tamu “Topik”
  • “Topik” write for us

Contohnya: “peluang usaha guest blog“.

Setelah ketemu, hubungi pemilik blog melalui email.

Ada juga yang tidak mencantumkan bahwa mereka menerima guest blog, tidak ada salahnya langsung menghubungi pemilik website meskipun mereka tidak menyatakan apapun tentang guest blogger.

Untuk memulai, kumpulkan 5-10 website dengan topik yang mirip dengan kita kemudian tanyakan satu per satu.

Ciri-ciri website yang bagus untuk guest blog

  • Sudah cukup berumur, lebih dari 1 tahun
  • Topiknya relevan dengan website kita
  • Trafficnya cukup tinggi, bisa diperiksa di Alexa atau SimilarWeb
  • Pembacanya antusias, bisa dilihat dari komentar atau akun social-nya
  • Desainnya tidak berantakan dan kontennya berbobot

8. Pancing perasaan dengan konten ego bait

Saya kebingungan untuk menerjemahkan istilah ego bait ke dalam Bahasa Indonesia karena tidak ada istilah yang pas.

Teknik ini memanfaatkan sifat manusia.

Caranya dengan membahas mengenai seseorang/usaha/organisasi dalam konten yang kita buat.

Harapannya mereka akan menyadari ‘umpan’ dari kita, merasa senang/bangga, kemudian mempromosikan konten kita di websitenya dalam bentuk link maupun mention di social media.

Ada beberapa contoh penerapan ego bait:

  • Membuat konten berbentuk daftar kumpulan website, misalnya “20 blog kesehatan terbaik di Indonesia”
  • Membuat konten daftar artikel terbaik dalam suatu topik
  • Membahas spesifik mengenai kesuksesan/kisah orang tertentu dalam satu artikel

Contoh egobait yang cukup sukses misalnya artikel tips blogging dari blogger terbaik di Indonesia ini. Artikel tersebut mendapatkan 1300 share dan beberapa blogger yang saya wawancarai memasang link menuju artikel tersebut di blognya.

Contoh lainnya,

Dulu saya membuat “kuis SEO” dimana pengunjung website ini bisa menguji pemahaman mereka terhadap ilmu SEO. Mereka yang lulus tes akan mendapatkan badge seperti ini:

Ketika mereka memasang badge tersebut di website bersama link yang diberikan, maka saya mendapatkan backlink.

Pastikan konten kita positif, berkualitas, dan/atau bermanfaat bagi orang lain. Dengan memenuhi kriteria ini maka kita bisa membuat egobait yang efektif.

9. Pancing perhatian dengan konten link bait

Istilahnya mirip dengan ego bait, tapi pengertiannya berbeda.

Seperti penjelasan di atas, dengan ego bait berarti kita memancing perasaan (senang/bangga) dari orang lain.

Link bait agak berbeda:

Link bait artinya kita membuat konten dalam bentuk apapun yang mampu mengundang perhatian banyak orang sekaligus sehingga potensi mendapat backlink jadi tinggi.

Ada beberapa bentuk penerapan link bait:

  • Artikel kontroversial yang jadi pembicaraan banyak orang
  • Konten interaktif yang bermanfaat atau bisa membuat orang terhibur, misalnya kalkulator, game, atau kuis
  • Artikel yang merupakan penjelasan atau opini dari sebuah berita yang sedang populer
  • Kontes
  • Panduan yang sangat lengkap sehingga orang-orang akan ingat dengan panduan tersebut setiap kali topiknya dibahas
  • Sajian data hasil analisa atau penelitian

10. Manfaatkan content sharing platform

Social bookmark merupakan salah satu content sharing platform yang sering diincar oleh pemilik website baru. Tapi masih ada jenis content sharing platform yang lainnya seperti:

  1. SlideShare – konten presentasi
  2. YouTube & Vimeo – video
  3. Medium – artikel
  4. Kompasiana – artikel, Indonesia
  5. Lintas.meVIVAlog – social bookmark, Indonesia
  6. Reddit – social bookmark

Beberapa website di atas memang sifatnya nofollow…

…mereka sudah punya basis audiens sendiri, kita bisa “menumpang” untuk langsung mendapatkan traffic.

Sama sekali tidak rugi.

Meskipun mungkin tidak memberi manfaat SEO secara langsung tetapi merupakan media yang sangat efektif untuk mempromosikan konten. Selain berupa link, kita akan mendapat pengunjung.

Hati-hati, memanfaatkan teknik ini bisa berdampak baik atau buruk.

…tergantung respon orang lain.

Kalau konten kita disana mendapat respon baik dari penggunanya misalkan berupa komentar, like, atau sharing, barulah link kita tergolong backlink yang berkualitas.

Sedangkan kalau sebaliknya, bahkan mungkin bisa tidak ter-index.

Maka dari itu jangan melakukan spam.

Posting spam di situs-situs tersebut biasanya langsung tenggelam karena tidak akan ada orang yang tertarik.

Lebih baik mengirim 1 konten berkualitas daripada 1000 konten spam.

11. Buat konten yang berpotensi viral

Kalau kita adalah orang yang kreatif dalam membuat gambar, video, atau musik, coba buat yang berpotensi menjadi viral.

Konten yang populer akan mendapat ledakan pengunjung, jumlah share ke social media meningkat drastis, dan tentunya kita akan mendapatkan backlink.

Seringkali 1 konten viral sudah cukup untuk membuat sebuah website jadi populer.

Infografis merupakan salah satu bentuk konten yang lebih mudah menjadi viral dibandingkan artikel biasa.

Pastikan website kita social media-friendly dengan cara menggunakan gambar/foto yang menarik, memasang tombol sharing, serta menggunakan meta Open Graph dan Twitter cards.

12. Lakukan forum marketing, bukan forum spamming

Bagi seorang pemilik website yang terobsesi dalam mencari backlink, forum biasanya dijadikan tempat spam.

Itu cara yang salah.

Forum pada dasarnya merupakan wadahnya orang-orang yang ingin belajar.

Kalau salah satu konten kita bisa membantu proses belajar mereka, manfaatkan kesempatan ini untuk mempromosikan website.

Selain mendapatkan backlink dan pengunjung, reputasi website kita juga akan terbangun.

Awas: ini forum marketing, bukan forum spamming.

Jadi jangan promosikan website kita langsung.

Lakukan ini:

  1. Temukan forum yang sesuai dengan topik utama kita
  2. Buat akun yang serius, lengkapi data termasuk foto/avatar
  3. Jawab setiap pertanyaan dari anggota forum dengan jawaban yang lengkap, buat mereka tidak perlu membaca jawaban dari orang lain
  4. Ulangi selama beberapa hari sampai anggota forum kenal dengan kita
  5. Setelah ini barulah kita bisa mulai sekali-sekali menaruh link website

Banyak website yang sudah populer dulunya memanfaatkan forum dan situs komunitas ketika baru memperkenalkan websitenya.

Karena memang forum merupakan tempat promosi yang paling mudah.

Meskipun demikian, jangan sampai situs kita mendapatkan cap buruk dari situs komunitas karena dampaknya akan terasa secara permanen.

13. Dapatkan link dari brand mention

Ini teknik paling efektif untuk mendapatkan backlink dari banyak website kalau kita sudah punya “nama”.

Caranya mudah:

Misalnya kita punya brand atau website bernama “BukaBaju”.

Kemungkinan besar nama website kita ini sudah dikenal oleh beberapa orang, dan ada beberapa website yang menyebutkan nama tersebut. Ini kita sebut brand mention.

Tapi bukan link aktif. (tidak bisa di-klik)

Dengan kata lain, hanya berupa teks.

Kita bisa menghubungi mereka untuk mengubah teks tersebut menjadi link aktif, atau backlink.

Kemungkinan berhasilnya sangat tinggi…mereka yang sudah sukarela membahas tentang kita di konten tentunya tidak akan keberatan untuk mengubah jadi link.

Lalu, bagaimana cara menemukan brand mention ini?

Ada beberapa alat bantu:

  1. Fresh Web Explorer
  2. Google Alerts
  3. TalkWalker Alerts
  4. Mention (gratis 250 mention per bulan)

Dengan salah satu dari 4 tool di atas, kita bisa mendapatkan email setiap kali seseorang di internet menyebutkan brand kita.

Saya akan contohkan caranya dengan menggunakan Mention.

Pertama-tama, tentunya buat akun seperti biasa.

Lalu setelah login, klik tombol “Create New Alert” di sebelah kiri.

(Tampilan website-nya mungkin akan sedikit berbeda)

Pilih salah satu yang ingin kita monitor, karena saya ingin memonitor PanduanIM maka saya memilih “your company”. Kalau kita ingin memonitor nama kita sendiri, pilih “you”…demikian pula untuk yang lainnya.

Masukkan nama website kita, klik “advanced settings”.

Masukkan versi lain dari nama website kita, misalnya “Panduan IM” (ada spasi-nya). Kalau tidak ada, klik next.

Selanjutnya pilih sources dan bahasa. Jangan lupa cek Indonesian/Malay untuk website berbahasa Indonesia.

Kalau kita mendapatkan banyak Tweet untuk akun kita, sebaiknya source dari Twitter dinon-aktifkan. Ini karena versi gratis dari Mention hanya memberikan 250 mention per bulan.

Kemudian kita juga bisa menghubungkan akun FB dan Twitter supaya mention ke akun-akun tersebut diikutsertakan.

Klik finish…selesai.

Selanjutnya kita akan mendapatkan email setiap kali ada mention untuk nama/brand kita.

Apabila ada mention tanpa link, hubungi pemilik websitenya dan minta dengan sopan untuk mengubah teks tersebut menjadi link aktif.

14. Menggunakan jasa SEO, tapi..

Lho, bukannya tadi saya bilang supaya tidak membeli link dan tidak menggunakan jasa backlink?

Memang kebanyakan yang mengaku sebagai “jasa SEO” hanya menjual backlink.

Parahnya backlink ini kualitasnya buruk dan didapatkan dengan spam.

Ini faktanya:

Semua penjual backlink sadar bahwa link mereka berpotensi membawa resiko penalty. Tapi mereka tidak akan memberitahu resikonya pada kita karena akan menurunkan penjualan mereka.

Jadi hati-hati dengan jasa backlink yang memberikan banyak backlink sekaligus secara tidak natural.

Tapi ada juga jasa SEO yang serius…

Jasa SEO ini biasanya tidak menjual puluhan, ratusan, atau ribuan backlink melainkan optimasi menyeluruh mulai dari marketing dan publikasi secara online, pembuatan konten, serta optimasi struktur halaman.

Dengan kata lain, jangan mencari jasa SEO tapi jasa inbound marketing atau content marketing.

Mereka tidak memberikan kita backlink, tapi membuat website kita siap menerima backlink. Bahkan lebih dari itu (karena termasuk pemasaran).

Tips: kalau website kita murni berupa blog, jasa SEO tidak terlalu dibutuhkan. Yang memerlukan jasa seperti ini biasanya ecommerce, web penjualan produk/layanan, startup, dan aplikasi berbasis web.

Memastikan kualitas backlink

Sekarang kita sudah paham dasar-dasar memasang dan mendapatkan backlink.

Tapi masih ada banyak lagi teknik turunan yang tidak disebutkan secara spesifik.

Kalau kita menemukan metode lain yang tidak tertulis, yang harus kita lakukan pertama-tama adalah memastikan kualitasnya.

Inilah indikator kualitas backlink:

  1. Relevansi dengan topik website kita
  2. Reputasi dari website tempat backlink dipasang
  3. Sifat pengunjung di website tersebut, apakah aktif atau pasif
  4. Website tersebut terkena penalti atau tidak dan apakah ada potensi terkena penalti
  5. Kesamaan bahasa yang digunakan

Selain 5 hal tadi, hindari pemasangan backlink di suatu website kalau:

  1. Pemilik website mengajak bertukar link langsung
  2. Harus membayar
  3. Ada konten yang kategorinya dilarang (misalnya pornografi)
  4. Link langsung muncul secara otomatis tanpa seleksi (untuk direktori)

Terakhir untuk bab ini, perhatikan tips berikut ini untuk menjamin kualitas backlink yang kita bangun:

  1. Bangun link ke artikel/konten, bukan homepage
  2. Gunakan anchor yang beragam mulai dari nama website, keyword, frase umum (“klik disini”, “website ini”, dsb), dan tanpa anchor
  3. Gunakan konten yang berkualitas untuk guest blog dan content sharing platform
  4. Diversifikasi-kan jenis website, jangan fokus dalam 1 website atau di 1 jenis website

 

Advertisements